img_head
BERITA
Cetak halaman iniPrint

KPT JAYAPURA HADIRI KEGIATAN PELATIHAN SERTIFIKASI MEDIATOR UNTUK KELOMPOK MASYARAKAT SIPIL DI PAPUA

Sep15

Telah dibaca : 60 Kali


JAYAPURA - Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Jayapura menghadiri kegiatan Pelatihan Sertifikasi Mediator untuk Kelompok Masyarakat Sipil di Papua. KPT Jayapura Nasaruddin Tappo, SH. MH. sebagai narasumber yang menjelaskan tentang PerMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Kegiatan yang dilaksanakan sejak tanggal 11 s.d 16 September 2017 di Swissbell Hotel Jayapura merupakan program dari USAID berkerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Program eMpowering Access to Justice atau MAJU merupakan project 5 tahun yang dimulai dari tahun 2016 sampai tahun 2021 dengan dukungan pendanaan dari USAID dan dikelola oleh The Asia Foundation. Program ini bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM. Program ini menyasar kepada perluasan akses terhadap keadilan bagi kelompok minoritas yang terdiri dari Perempuan marjinal, kelompok minoritas etnis dan agama, masyarakat adat dan kelompok individual termarjinalisasi lainnya. Wilayah kerja kami di Jawa dan Papua.

Pelatihan ini dilakukan bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM yang memiliki tanggungjawab dalam pelaksanaan UU No. 16/2011 tentang Bantuan Hukum, dan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang memiliki program penyelesaian konflik sumber daya alam dengan menggunakan mediator bersertifikat Mahkamah Agung. Dengan harapan Pelatihan ini bisa menyumbang dan mendorong ketersambungan program Mahkamah Agung untuk penyediaan mediator bersertifikat yang bisa memperluas akses keadilan bagi warga negara sesuai Strategi Nasional Akses Keadilan 2016-2019 dan RPJMN 2015-2019.

Peserta dalam pelatihan ini sebanyak 23 orang peserta yang berasal dari CSO, Tokoh Adat/Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di Provinsi Papua dan sebagai Pelatih/Trainner dari Impartial Mediator Network (IMN) dan Indonesian Institute for Conflict Transformation (IICT)

Tujuan dari program kegiatan ini adalah

  • Mendukung dan memperkuat peran Tokoh adat/masyarakat, Tokoh agama dan CSO sebagai pihak penengah (Mediator) dalam penyelesaian konflik di tingkat sosial hubungan antar masyarakat, masyarakat dengan pihak pemerintah maupun swasta secara umum dan yang terkait dengan konflik sumber daya alam secara khusus.
  • Memperkuat pemahaman dan kapasitas Tokoh adat/masyarakat, Tokoh agama dan CSO dalam pelaksanaan mediasi terutama untuk kasus-kasus sumber daya alam.

 

Usai memberikan penjelasan tentang Mediasi, KPT Jayapura juga memberikan sambutan terkait prosedur mediasi di pengadilan dan sekaligus menutup secara resmi kegiatan pelatihan tersebut.

 

  • Galeri