img_head
BERITA

IKHTIAR PENGADILAN TINGGI JAYAPURA DALAM MENYONGSONG FASE NEW NORMAL DI INDONESIA

Jun06

Konten : berita Informasi
Telah dibaca : 99 Kali


JAYAPURA - Masyarakat dunia, khususnya Indonesia telah berupaya menghadapi pandemic Covid - 19 dengan berbagai strategi untuk mempertahankan kelangsungan hidup manusia,dan  akhirnya sampai pada masa dimana Pemerintah meminta masyarakat “berdamai” dengan Covid-19 dengan menggaungkan apa yang disebut sebagai new normal atau pola hidup baru.
 
New normal adalah pola hidup baru yang ditandai dengan penyesuaian perilaku di tengah pandemi Covid-19 dengan cara menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian. Protokol kesehatan tersebut antara lain selalu menjaga kebersihan tangan dengan cara mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, menggunakan masker saat keluar rumah, physical distancing atau menjaga jarak dengan orang lain minimal satu meter, serta menjaga kesehatan dengan asupan gizi seimbang dan berolahraga (https://www.kompas.com/tren/read/2020/05/20/094246665/indonesia-menyongsong-fase-new-normal)
 
Pemerintah tengah menyiapkan protokol untuk mengatur new normal akan mengatur kehidupan masyarakat  mulai dari tata cara berkumpul di luar rumah, beribadah bersama-sama, hingga makan di restoran dan konsep new normal sendiri sejatinya adalah fase berikutnya yang harus dijalani oleh masyarakat ketika pembatasan mulai dikendurkan. New normal menjadi keniscayaan manakala pembatasan mulai ditinggalkan.
 
Ketua Pengadilan Tinggi jayapura, YM Bapak Heru Pramono, SH., M.Hum mengimplementasikan fase New Normal dengan langkah strategis sebagai berikut:
 
  1. Dibangun Sport Center dengan peralatan olah raga fitness yang cukup memadai dengan maksud agar keluarga besar Pengadilan Tinggi Jayapura dapat menjaga kesehatannya yang merupakan modal dasar dalam menghadapi pandemic Covid – 19 dengan tanpa harus menyewa sarana dan prasarana di tempat umum.
  2. Dibangun Comand Center  dengan peralatan teknologi informatika yang cukup canggih sehingga pembinaan dan pengawasan ke satker yang ada dibawahnya cukup melalui Comand Center sehingga Hakim Tinggi Pengawas Daerah cukup melakukan pengawasan dan pembinaan melalui Telecomference sehingga mengurangi resiko terpapar copid – 19 sebagai akibat sering bepergian ke daerah, selain itu terkait pula dengan manajemen resiko, dan biaya perjalanan dinas dapat dialihkan untuk penanggulangan pandemi covid-19.
  3. Digiatkan kegiatan ibadah bagi yang beragama Islam dengan Menata Kembali Mushola yang ada di Lingkungan Pengadilan Tinggi Jayapura dengan ornament yang memadai sehingga dapat digunakan ibadah oleh kalangan terbatas dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan, dan bagi non muslim dilakukan ibadah secara berkala di lingkungan kantor Pengadilan Tinggi Jayapura dengan harapan selalu mendapat lindungan dari Tuhan yang maha kuasa.
  4. Menata kembali Ruang Karaoke yang digunakan setiap malam Minggu dalam upaya menghindari stress dan meningkatkan imun dengan membangun kegembiraan dan keceriaan sehingga terhindar dari serangan Covid – 19 tanpa harus mendatangi tempat tempat hiburan.
  5. Menata kembali disiplin para Hakim Tinggi, pejabat structural dan fungsional serta seluruh staf Pengadilan Tinggi Jayapura dengan merubah Mind Set dan dengan penguatan pengawasan melekat sehingga terbangun pola kerja dan budaya kerja dalam membangun dunia peradilan.
 
Program Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura yang komprehensif  tersebut disambut baik oleh segenap keluarga besar Pengadilan Tinggi Jayapura sebagai ikhtiar meyongsong fase New Normal tersebut. (iks)