img_head
KEGIATAN
Cetak halaman iniPrint

PELAKSANAAN PENGAMBILAN DATA DAN PERHITUNGAN ANALISA BEBAN KERJA

Agu30

Telah dibaca : 361 Kali


JAYAPURA – Tim Analisa Beban Kerja (ABK) Pengadilan Tinggi Jayapura  melakukan pengambilan data terkait perhitungan analisa beban kerja untuk jabatan Panitera Pengganti dan Jurusita/Jurusita Pengganti pada Pengadilan Negeri Jayapura. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara kepada 3 (tiga) orang Panitera Pengganti dan 3 (tiga) orang Jurusita/Jurusita Pengganti selaku narasumber dalam proses pengambilan data yang dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Agustus 2017 di Pengadilan Negeri Jayapura yang merupakan Pengadilan Tingkat Pertama yang terdekat.

Pelaksanaan pengambilan data dan perhitungan analisa beban kerja ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI Nomor: 371/Bua.2/07/82017 tentang Pelaksanaan Pengambilan Data dan Perhitungan Analisa Beban Kerja yang mana merupakan hasil dari Pelatihan Analisa Beban Kerja Mahkamah Agung RI Tahun 2017 pada tanggal 19-21 Juli 2017 di Pusdiklat Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI. Adapun peserta dalam pelatihan tersebut adalah ARIS SETIYONO, SH. (Kepala Sub Bagian Kepegawaian & Teknologi Informasi) dan ZAENAL EMBA, A.Md. (Staf Sub Bagian Kepegawaian & Teknologi Informasi) yang merupakan Tim ABK Pengadilan Tinggi Jayapura.

Latar belakang pelaksanaan Analisa Beban Kerja ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Managemen ASN dimana dalam pasal 5 ayat 1 disebutkan bahwa “Setiap Instansi Pemerintah wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS berdasarkan analisis Jabatan dan analisis beban kerja” . Analisa Beban Kerja adalah proses untuk menetapkan jam kerja PNS yang digunakan atau dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan daam kurun waktu tertentu atau dengan kata lain analisis beban kerja bertujuan untuk menentukan berapa jumlah pegawai yang dibutuhkan dan berapa jumlah tanggung jawab atau beban kerja yang tepat dilimpahkan kepada seorang pegawai. Perencanaan kebutuhan pegawai suatu instansi mutlak diperlukan dalam rangka memenuhi kebutuhan pegawai yang tepat, baik jumlah dan waktu, maupun kualitas. Melalui studi analisis beban kerja yang dilakukan akan dapat memberikan gambaran pegawai yang dibutuhkan baik kuantitatif maupun kualitatif yang dirinci menurut jabatan dan unit kerja.

Kegiatan pengambilan data yang rencananya dilaksanakan selama 2 (dua) hari kerja mulai tangga 30 s.d 31 Agustus 2017 ini ternyata sudah terselesaikan selama 1 (satu) hari saja. Tim ABK Pengadilan Tinggi Jayapura telah mendapatkan seluruh data dari 6 (enam) narasumber mulai pukul 09.00 WIT s.d pukul 15.00 WIT di Pengadilan Negeri Jayapura. Selanjutnya Tim akan memasukkan data yang diperoleh pada saat wawancara kedalam aplikasi ABK Mahkamah Agung RI untuk mendapatkan hasil perhitungan analisa beban kerja yang nantinya akan diserahkan kepada Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura untuk divalidasi dan ditandatangani dan pada tahap akhir akan diupload kedalam aplikasi Analisa Beban Kerja sebagai data hasil pengambilan data dan analisa beban kerja Pengadilan Tinggi Jayapura.

  • Galeri